TSMpGUd8BUMoGUMoTSO6TSM7Ti==

Rp18 M Digelontorkan untuk Pembenahan Pipa Distribusi Balantieng, Ditargetkan Selesai Akhir Tahun

 

Direktur PDAM Sinjai, Nasrullah Mustamin. (Ist)

INSTINGJURNALIS.COM Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sinjai Bersatu, menyebut pembenahan jaringan pipa air baku Balantieng Sinjai Borong yang sering mengalami kebocoran selama kurang lebih 2 tahun lamanya akibat tekanan air yang begitu kuat segera dilakukan.


Untuk pembenahannya dianggarkan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang sebesar Rp18 miliar.


"Kita ketahui selama 2 tahun terakhir ini terjadi permasalahan srehingga distribusi air ke rumah pelanggan tidak lancar.  Ada 20 titik yang sering menjadi permasalahan dan ini sudah ditinjau oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan," kata Direktur PDAM Sinjai, Nasrullah Mustamin, Kamis (2/3/2023)


Dikatakan, pihak BBWS Pompengan saat ini sudah melakukan pemetaan titik koordinat yang harus dilakukan pembenahan sehingga ditargetkan selesai di akhir tahun 2023 ini. 


"Insya Allah diakhir tahun ini sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan kita sudah mendesak pihak Kementerian PUPR untuk mempercepat pembenahan ini. Tentu semua Ini berkat perjuangan dari bapak Bupati dan DPRD Sinjai yang melakukan koordinasi dengan pihak kementerian," jelasnya. 


Jika proyek ini rampung maka sesuai perencanaan awal di tahun 2017 lalu,  sumber air baku Balantieng ini memiliki kapasaitas 195 liter/detik yang mampu melayani beberapa kecamatan seperti Kecamatan Sinjai Borong, Sinjai Selatan, Tellulimpoe,  Sinjai Tengah, Sinjai Timur dan Sinjai Utara. 


Tak hanya itu, tahun ini PDAM Sinjai bakal melakukan pembenahan jaringan pipa dalam kota Sinjai menggunakan anggaran dana hibah pemerintah daerah sebesar Rp2,3 miliar lebih untuk pembenahan jaringan distribusi dalam kota serta peningkatan produksi air baku Sungai Tangka. 


"Berdasarkan atensi dari Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) dan DPRD Sinjai, kami di PDAM Sinjai mendapatkan dana hibah dari Pemerintah Daerah sebesar Rp 2,3 miliar untuk pembenahan jaringan distribusi dalam kota," jelasnya. (Satria)



BERLANGGANAN ARTIKEL, IKUTI KAMI : [ADS]


Komentar0