TSMpGUd8BUMoGUMoTSO6TSM7Ti==

Berantas Korupsi, Dua Paslon Capres-cawapres Ini Janji Perkuat KPK

 

Ilustrasi (google)

INSTINGJURNALIS.COM  [ADS]     -  Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka berjanji akan memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai upaya memberantas korupsi di Tanah Air apabila mereka terpilih pada Pilpres 2024. Janji itu merupakan bagian dari misi mereka mereformasi sistem hukum Indonesia. 


"Memperkuat gerakan pemberantasan korupsi secara lebih sistematis dengan memperkuat KPK, Kepolisian, Kejaksaan, dan Kehakiman," kata Prabowo-Gibran dalam dokumen visi-misi mereka, dikutip Sabtu (28/10/2023). 


Dari sisi pencegahan, Prabowo-Gibran hendak menjadikan KPK sebagai center of excellence dalam upaya pemberantasan korupsi yang bersifat preventif. Cara dengan bekerja sama dan memberikan edukasi langsung terkait korupsi di sektor pendidikan dasar, menengah, dan tinggi. 


Prabowo-Gibran ingin memperkuat program edukasi anti-korupsi bagi generasi muda. Mereka juga ingin lembaga-lembaga negara terkait bekerja sama dengan swasta untuk menguatkan sinergi gerakan anti-korupsi di sektor swasta dan publik. 


Masih dari sisi pencegahan, Prabowo-Gibran berjanji membangun sistem pengendalian korupsi pada Sistem Logistik Nasional. Caranya dengan mengintegrasikan sektor perhubungan, perdagangan dengan pertanian, perikanan, kelautan dan pedesaan. Selain mencegah korupsi, sistem tersebut dapat mempermudah proses berbisnis dan menekan biaya produksi. 


Mereka juga akan mencegah praktik korupsi di lembaga negara dengan mendorong kewajiban pengadaan barang dan jasa melalui sistem dan pipeline yang sudah dirumuskan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Sistem belanja barang itu juga akan diintegrasikan dengan sistem digital e-planning, e-monitoring, e-budgeting hingga e-catalog, dan e-vendor. 


Prabowo-Gibran menjadikan upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi sebagai salah satu dari 17 program prioritas. Mereka mengatakan, praktik korupsi mengakibatkan rusaknya perekonomian negara dan sendi-sendi kehidupan masyarakat. 


Sementara itu Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Tama S Langkun memastikan, pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD berkomitmen untuk memperkuat kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas korupsi jika menang dalam Pilpres 2024.


“KPK perlu diperkuat untuk bisa menghadapi korupsi dengan skala besar. begitu juga kepolisian dan kejaksaan,” kata Tama kepada wartawan, Sabtu (28/10/2023).


Tama menyebut, Ganjar dan Mahfud juga akan memperkuat kejaksaan dan kepolisian. Ia menekankan, KPK, kejaksaan, dan kepolisian harus berkolaborasi dalam memberantas korupsi.


“Jadi tidak bisa ketiga lembaga ini sendirian memberantas korupsi,” ujarnya.


Mantan peneliti Indonesiaa Corruption Watch (ICW) ini mengatakan, kejaksaan dan kepolisian telah memiliki infstruktur sampai tingkat daerah. Oleh karena itu, Ganjar dan Mahfud ingin memperkuat sinergi dan harmonisasi ketiga lembaga penegak hukum tersebut.


“Maka dari itu fungsi koordinasi monitoring harmonisasi ini menjadi penting, yang ingin ditekankan adalah kolaborasi penegak hukum dalam memberantas korupsi,” tegasnya.


Tama mengungkapkan, Ganjar-Mahfud menempatkan pemberantasan korupsi sebagai pondasi visi-misi mereka, selain digitalisasi birokrasi dan ketersediaan anggaran. Menurutnya, ini yang membedakan dengan dua pasangan capres-cawapres lainnya.


“Ganjar Mahfud juga ingin mempercepat dukungan teknologi dan informasi hubungan dan penguatan KPK bersama dengan Kejaksaan dan Polri,” ujar Tama. (*)



BACA BERITA LAINNYA DISINI 

SIMAK BERITA & ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS   

ATAU BERLANGGANAN DI TELEGRAM

Komentar0