Petani di Bone Keluhkan Kelangkaan Pupuk Subsidi, Ini Kata Gubernur!

1/10/2021 | 03:24 WIB

Bagikan:

INSTINGJURNALIS.Com--Seorang petani asal Kecamatan Tonra, Didit mengeluhkan kelangkaan pupuk dihadapan Gubernur Sulawesi-selatan, Nurdin Abdullah.


Keluhan petani itu disampaikan saat menghadiri undangan diskusi di salah satu hotel di Jalan Ahmad Yani, Jumat (08/01/2020).


Dalam diskusi itu, Didit mempertanyakan kelangkaan pupuk bersubsidi yang terjadi di Kabupaten Bone. Kata dia ketersediaan pupuk yang minim sangat merugikan petani. 


"Pupuk bersubsidi sangat sulit untuk didapat, bahkan, saat dibutuhkan pupuk subsidi sangat sulit ditemukan," kata Didit dalam diskusi 10 kecamatan di Kabupaten Bone.


Menanggapi hal itu, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, mengatakan stok pupuk selalu tersedia. Kata dia, hal itu dilihat dari Sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).


"Penerimaan pupuk subsidi dan Kartu Tani yang diterapkan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran, semua kebutuhan petani sudah masuk diusulkan dalam RDKK," kata Nurdin Abdullah menanggapi.


Diketahui, pengusulan dengan sistem tersebut dimaksudkan untuk mengevaluasi distribusi pupuk bersubsidi 2020 sekaligus meminimalisir penyelewengan.


Dengan sistem elektronik juga bisa meminimalisir data ganda penerima bantuan pupuk bersubsidi 2020, dan mengacu data nomor induk kependudukan (NIK) pada e-KTP untuk penerimaan pupuk bersubsidi.


Meskipun sudah melalui berbagai tahap dalam pengusulan. Sayangnya, kelangkaan pupuk di Kabupaten Bone tetap terjadi, sehingga petani dipaksakan untuk membeli pupuk non subsidi.


(Fah)

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI