75 Calon Tenaga Kerja Produktif Dilatih Cara Mengolah Rumput Laut

1/18/2021 | 15:10 WIB

Bagikan:

 75 Calon Tenaga Kerja Produktif Dilatih Cara Mengolah Rumput Laut

INSTINGJURNALIS.com - Sebanyak 75 calon tenaga kerja produktif di Kabupaten Sinjai kembali diberi pelatihan. Pelatihan ini dikemas dalam kegiatan Pendidikan dan pelatihan (Diklat) 3 in 1.


Diklat yang digelar Pemkab Sinjai melalui Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) dan ESDM bekerjasama dengan Balai Diklat Industri (BDI) Makassar.


Kegiatan ini digelar hingga 24 Januari 2021 mendatang, fokus pada pembuatan aneka olahan berbasis rumput laut. Itu berlangsung, di Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) pengolahan hasil perikanan dan kelautan di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara.


Pelaksana tugas (Plt) Kadis Perindag dan ESDM Sinjai, Muh Saleh mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pelaku usaha mikro serta untuk mengasah keterampilan agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas sehingga ada nilai tambah ekonomis. 


Seperti salah satunya mengubah mainset dari bahan baku yang selama ini dijual mentah, melalui diklat ini bisa diolah dan menghasilkan produk yang dijual dengan nilai yang lebih tinggi. 


"Ini yang akan kita lakukan bagaimana teman-teman calon wurausaha ini bisa mendapatkan pengetahuan dan bagaimana membuka wirausaha baru. Jadi kita akui sumber daya kita banyak dan semua dijual dalam bentuk bahan baku, bagaimana itu merubah mindset pola pikir mereka untuk mengolah sehingga nilai tambahnya ada, juga untuk memperbaiki perekonomian masyarakat," kata Saleh, Senin (18/1/2021).


Selain itu, kata Saleh Diklat ini menjawab visi misi Bupati Sinjai dalam penciptaan 1.000 wirausaha baru, sebab yang mengikuti diklat tersebut adalah mereka yang berusia produktif antara 19-35 tahun. 


Sementara itu, Kepala seksi Penyelenggara Diklat BDI Makassar, Irwan Syakari, menyampaikan Diklat tersebut akan berkesinambungan dengan produk olahan berbeda. Untuk tahun ini sebanyak 7 angkatan yang ditempatkan di Kabupaten Sinjai. 


Menurut Irwan, tidak hanya menambah wawasan namun peserta Diklat juga akan mengikuti sertifikasi standar kerja kompetensi Nasional Indonesia (SKKNI), sehingga diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).


"Jadi tetap diklat 3 in 1 bagaimana calon tenaga kerja produktif ini bisa terlatih dan berkompeten dengan harapan tumbuh wirausaha baru, tumbuh industri baru  di Ksabupaten sinjai yang bisa menyumbang perekonomian yang signifikan khususnyadi Sulsel", jelasnya. 


Sebelumnya, Pemkab Sinjai bekerjasama BDI Makassar juga mengadakan pelatihan kepada calon tenaga kerja produktif di tahun 2020 kemarin baik dari olahan ikan, rumput laut hingga pembuatan kemasan produk. (*)


Editor : Satria



Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI